/> Alel Letal Dominan vs Resesif: Perbedaan dan Contoh Persilangannya

Alel Letal Dominan vs Resesif: Perbedaan dan Contoh Persilangannya

Simulasi Alel Letal

Alel letal terbagi menjadi dua yaitu alel letal dominan dan alel letal resesif. Alel letal dominan adalah gen dominan yang bila homozigotik akan menyebabkan individunya mati. Beberapa Contohnya adalah pada ayam Creeper.

Alel letal resesif adalah jika gen tersebut berada dalam keadaan homozigot resesif maka akan menimbulkan kematian pada organisme tersebut, sebagai contoh adalah pada tanaman jagung jika dalam keadaan hozigot resesif maka akan menyebabkan tanaman tidak akan membentuk klorofil secara normal dan akan menyebabkan kematian.

🐔

🐔 Ayam Creeper

Alel:
  • CC = Letal ☠️
  • Cc = Creeper
  • cc = Normal

Ayam creeper memiliki kaki pendek. Genotipe homozigot dominan (CC) mati saat embrio.

Klik tombol simulasi.

🌱 Klorofil Tanaman

KK = Hijau
Kk = Hijau
kk = Albino ☠️

🌱 Klorofil Tanaman

Alel:
  • KK = Hijau
  • Kk = Hijau
  • kk = Albino ☠️

Tanaman albino tidak memiliki klorofil sehingga tidak mampu berfotosintesis dan akhirnya mati.

Klik tombol simulasi.

🎯 Latihan Alel Letal

1. Pada ayam creeper, genotipe yang bersifat letal adalah...

✅ CC bersifat letal sehingga embrio mati sebelum menetas.

2. Hasil hidup dari persilangan Cc × Cc adalah...

✅ Cc × Cc menghasilkan: CC (mati), Cc, Cc, cc Individu hidup: 2 Creeper : 1 Normal

3. Tanaman albino pada kasus klorofil memiliki genotipe...

✅ kk tidak memiliki klorofil sehingga tidak dapat berfotosintesis.

4. Persilangan Kk × Kk menghasilkan individu letal sebanyak...

✅ Kk × Kk menghasilkan: KK, Kk, Kk, kk Genotipe kk = 25%

5. Perbedaan utama alel letal dominan dan alel letal resesif adalah...

✅ Creeper: CC = letal Klorofil: kk = letal Itulah perbedaan utama keduanya.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama