/> LATIHAN SOAL ESAI DAN PEMBAHASAN MATERI VIRUS

LATIHAN SOAL ESAI DAN PEMBAHASAN MATERI VIRUS

Mari kita belajar soal-soal mengenai VIRUS.
1. Sebagian besar penyebab penyakit yang ada di bumi berasal dari organisme yang tidak dapat dilihat oleh mata telanjang, salah satunya adalah virus. Virus adalah makhluk hidup yang bersifat parasit sebab membutuhkan inang sebagai tempatnya hidup hingga kemudian menyebabkan penyakit hingga kematian pada makhluk lain. Selain ciri-ciri yang sudah disebutkan sebelumnya, jelaskan ciri-ciri virus yang lainnya!

Jawaban
Ciri-ciri virus yang lainnya adalah
a. Hanya memiliki bahan gentik DNA/RNA saja
b. Tidak memiliki organel-organel sel atau bersifat aseluler
c. Berukuran lebih kecil dari bakteri
d. Memiliki bentuk yang bervariasi
e. Berukuran ultra mikroskopis, hanya dapat dilihat dengan mikroskop elektron
f. Tidak memiliki ditoplasma
g. Dapat dikristalkan
h. Hanya dapat hidup pada mahluk hidup

2. Virus memiliki bentuk yang bervariasi. Bentuk dari virus ini masih dipelajari oleh para ilmuwan karena dengan pemahaman terhadap bentuk-bentuk virus dan strukturnya, ilmuwan dapat mengembangkan strategi untuk pencegahan dan pengobatan penyakit yang disebabkan oleh virus. Jelaskan dan berikan contoh bentuk-bentuk virus!

Jawaban
Bentuk-bentuk virus meliputi
a. Bentuk batang, seperti TMV (Tobacco Mozaic Virus)
b. Bentuk bulat, seperti HIV, Flu dan Corona.
c. Bentuk batang dengan ujung oval seperti peluru, contohnya Rhabdovirus (Virus rabies)
d. Bentuk filamen (benang), contoh virus Ebola.
e. Bentuk polihedral contohnya virus polio.

3. Virus bereproduksi dengan 2 cara yaitu daur litik dan daur lisogenik. Jelaskan perbedaan antara daur litik dan daur lisogenik!

Jawaban
Perbedaan antara daur litik dan daur lisogenik adalah
a. Daur litik, : inang yang dihinggapinya mati, terjadi jika pertahanan virus lebih kuat dari pada inang dan tidak ada tahapan penggabungan (penggabungan DNA virus dan DNA bakteri).
b. Daur Lisogenik : Inang yang dihinggapinya tidak mati, terjadi jika pertahanan inang lebih kuat dari virus, terjadi fase penggabungan/ profage (penggabungan DNA virus dengan DNA bakteri)

4. Siklus litik adalah cara replikasi virus yang melibatkan proses penghancuran sel inang di akhir proses replikasi, sehingga sel inang akan pecah (lisis) dan mati. Gambarkan dan jelaskan tahapan pada siklus lisogenik!

Jawaban
Gambar dan penjelasan daur litik

Tahapan daur litik
Jawaban
a. Tahap adsorpsi : Virus menempel pada bagian reseptor spesifik sel inang menggunakan serabut ekornya.
b. Tahap Penetrasi : Virus menginjeksikan materi genetiknya ke dalam sel inang sehingga kapsid virus menjadi kososng (mati).
c. Tahap Sintesis (Eklifase) : DNA sel inang dihidrolisis dan dikendalikan oleh materi genetik virus untuk membuat asam nukleat (salinan genom) dan protein komponen virus.
d. Tahap pematangan : Hasil sintesis berupa asam nukleat dan protein dirakit menjadi partikel-partikel virus yang lengkap sehingga terbentuk virion-virion baru.
e. Tahap lisis : Virus menghasilkan lisozim, yaitu enzim perusak dinding sel inang. Sel inang membesar dan pecah.

5. Siklus lisogenik adalah cara replikasi virus yang tidak menyebabkan inangnya mati. Gambarkan dan jelaskan tahapan pada siklus litik!
Jawaban
Gambar dan penjelasan daur lisogenik

Tahapan daur lisogenik
a. Tahap Adsorpsi : Virus menenpel pada bagian reseptor spesifik sel inang menggunakan serabut ekornya.
b. Tahap Penetrasi : Virus menginjeksikan materi genetiknya ke dalam sel inang sehingga kapsid virus menjadi kosong (mati).
c. Tahap penggabungan : DNA virus bergabung dengan DNA bakteri (profage).
d. Tahap pembelahan sel : bakteri melakukan pembelahan binner menjadi 2 sel, karena dna virus tergabung dengan dengan DNA bakteri sehingga DNA virus akan terbagi kepada kedua anak sel bakteri.

6. Mengapa penderita AIDS mengalami ketahanan tubuh yang menurun!

Jawaban
HIV adalah virus yang menyebabkan penyakit AIDS. HIV ini menyerang sel darah putih limfosit dalam tubuh manusia yang berfungsi untuk menghasilkan antibodi. Ketika limfosit diserang oleh HIV, fungsi sistem imun tubuh akan mengalami penurunan secara bertahap. Dalam jangka panjang, kondisi ini membuat tubuh semakin rentan terhadap infeksi, bahkan terhadap penyakit yang seharusnya tidak berbahaya bagi individu dengan sistem kekebalan yang sehat.

7. Bakteriophage adalah virus yang memiliki bentuk seperti T dan menyerang bakteri Escherichia coli. Gambarkan dan jelaskan bagian-bagian virus beserta fungsi dari bagian-bagian tubuhnya!

Jawaban
Fungsi dari bagian-bagian tubuh bakteriophage
a. Kepala : Kepala berfungsi sebagai pengemas dan melindungi DNA atau RNA virus dari kerusakan lingkungan eksternal.
b. Asam nukleat : Asam nukleat merupakan substansi genetik yang berfungsi untuk membawa kode pewarisan sifat virus.
c. Leher : leher virus berfungsi sebagai tempat menyangga kepala virus.
d. Serabut ekor : Ekor merupakan bagian tubuh virus yang penting untuk melekatkan diri dengan sel inang serta memasukkan materi genetik virus ke dalam sel inang tersebut. Bagian ekor virus terdiri atas selubung ekor, serabut ekor, lempeng dasar dan juga jarum penusuk.
e. lempeng dasar : Lempeng dasar berfungsi sebagai tempat melekatnya serabut ekor dan jarum penusuk.

8. Jelaskan bagaimana klasifikasi virus!

Jawaban
Sifat-sifat yang dipakai untuk digunakan sebagai dasar untuk klasifikasi virus adalah :
a. Jenis asam nukleat : beruntai tunggal atau beruntai ganda
b. Ukuran dan morfologi : jumlah kapsomer atau ada tidaknya selaput.
c. Kerentanan terhadap pengaruh fisik dan kimia : terutama eter
d. Adanya enzim khusus : DNA sel inang dihidrolisis dan dikendalikan oleh materi genetik virus untuk membuat asam nukleat (salinan genom) dan protein komponen virus.
e. Sifat-sifat imunologik
f. Metode penularan alami : Virus menghasilkan lisozim, yaitu enzim perusak dinding sel inang. Sel inang membesar dan pecah.
g. Inang, jaringan
h. Sifat patologis virus dinding sel inang. Sel inang membesar dan pecah.
i. gejala klinik yang ditimbulkan virus terhadap hospes

9. Jelaskan bagaimana cara penularan virus dari satu inang ke inang yang lainnya!

Jawaban
Cara penularan virus dari sel inang ke sel inang lainnya ada 2 cara :
a. Penularan virus secara langsung : penularan secara langsung dapat melalui darah, droplet, udara, air, lendir dan media lain. Contohnya cacar, herpes, HIV, Gondong, trakom.
b. Penularan virus secara tidak langsung : penularan virus melalui inang perantara. Contohnya demam berdarah karena gigitan Nyamuk Aedes, Rabies melalui gigitan monyet, kucing atau kelinci.

10. Virus memiliki dua peranan yaitu menguntungkan dan merugikan. Jelaskan 5 virus yang menguntungkan!!

Jawaban
5 virus yang mengungungkan adalah
a. Virus digunakan untuk rekayasa genetika : Contoh retrovirus digunakan sebagai vektor untuk memasukan gen pengkode enzim ke dalam sel limfosit T yang abnormal.
b. Pembuatan vaksin protein : virus dapat dibuat vaksinnya untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit.
c. Virus digunakan untuk pengobatan biologi : Contoh melemahkan dan memberantas bakteri atau jamur.
d. memberantas serangga atau hama : Baculovirus digunakan sebagai bioinsektisida yang tidak mencemari lingkungan.
e. Membuat perangkat elektronik : Virus dicampur dengan besi (fe) untuk membuat kapasitor.

11. Virus memiliki dua peranan yaitu menguntungkan dan merugikan. Jelaskan Virus yang menyebabkan penyakit pada manusia!

Jawaban
virus yang menyerang manusia adalah
a. Gondongan : pembengkakan kelenjar parotis.
b. Cacar : virus menginfeksi manusia melalui saluran pernafasan bagian atas dan menyebar melalui darah.
c. Campak : Virus ini menyerang anak-anak melalui sistem pernafasan dan pada akhirnya beredar ke seluruh tubuh.
d. Influenza : Virus menyerang sistem pernafasan.
e. Polio : Virus ini menyebabkan penyakit polio, menginfeksi sel saraf pusat.

12. Virus memiliki dua peranan yaitu menguntungkan dan merugikan. Virus dapat menyerang manusia, hewan, tumbuhan dan bakteri. Jelaskan 5 virus yang menyerang tumbuhan!

Jawaban
virus yang menyerang tumbuhan adalah
a. TMV (Tobacco Mozaic Virus) : Virus yang menyerang tanaman tembakau
b. CVPD (Citrus Vein Phloem Degeneration) : Virus yang menyebabkan penyakit degenerasi pembuluh tapis pada bagian batang tanaman jeruk.
c. Tungro : Virus yang menyerang tanaman padi.
d. Virus TYLCV (Tomato Yellow Leaf Curl Virus) : Tanaman yang menyerang tumbuhan aster yang menyebabklan daun menjadi kuning.
e. CMV (Cucumber Mozaic Virus) : Virus yang menyerang tanaman timun.

13. Selain menyerang manusia, virus juga dapat menyerang hewan, sebutk 3 jenis virus yang menyerang hewan dan jenis penyakit yang ditimbulkannya!!

Jawaban
virus yang menyerang hewan adalah
a. Rhabdovirus : Virus yang menyebabkan penyakit rabies pada anjing, kucing dan monyet.
b. Food and Mouth Disease : penyebab penyakit kuku pada hewan ternak seperti sapi, kerbau domba dan kuda.
c. NCD (New Castle Disease) : Virus yang menyebabkan penyakit tetelo atau parrot fever pada unggas.

14. Ada sejumlah penyakit akibat virus yang sudah ditemukan cara untuk menyembuhkan atau meringankan gejalanya. Jelaskan 3 cara pengobatan dan pencegahan virus!

Jawaban
Pencegahan dan pengobatan infeksi virus adalah
a. Vaksin virus : Vaksin virus terbuat dari bagian tubuh virus, virus mati, atau virus hidup yang diinjeksikan ke dalam tubuh manusia
b. Interferon : Protein yang dihasilkan oleh hewan atau sel biakan sebagai respons terhadap infeksi virus
c. Kemoterapi antivirus : Senyawa antivirus yang dapat digunakan untuk pengobatan penyakit yang disebabkan oleh virus

15. Virion dapat didefinisikan sebagai bentuk virus yang menular. Virion hidup di permukaan eksternal sel inang. Jelaskan ciri-ciri virion yang lain!

Jawaban
Ciri-ciri Virion adalah
a. Struktur tubuh lebih sederhana dari virus
b. Berupa molekul kecil RNA sirkuler tanpa kapsid
d. Tidak mengkode protein
e. Tidak mampu bereprikasi dalam sle inang
f. Biasanya menginfeksi tanaman

16. Selain virion ada organisme yang lebih sederhana dari Virion yaitu Prion. Prion ini memiliki struktur tubuh yang lebih sederhana dari Virion. Jelaskan ciri-ciri Prion selain yang sudah disebutkan sebelumnya!

Jawaban
Ciri-ciri Prion adalah
a. Struktur tubuh lebih sederhana dari viroid
b. Berupa protein
d. Tidak dapat bereplikasi
e. Mampu mengubah protein inang menjadi protein versi prion
f. Menyebabkan penyakit degeneratif sistem saraf pusat (otak) pada domba, sapi hingga manusia

17. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah negara melaporkan peningkatan kasus penyakit menular yang ditandai dengan demam, pembengkakan kelenjar getah bening, dan munculnya ruam melepuh di kulit yang menyebar dari wajah ke seluruh tubuh. Pasien umumnya mengalami gejala awal mirip flu, seperti demam, sakit kepala, nyeri otot, dan kelelahan, sebelum munculnya ruam. Hasil pengamatan laboratorium menunjukkan bahwa penyakit ini dapat menular melalui kontak langsung dengan cairan dari luka atau permukaan kulit penderita, serta melalui percikan cairan tubuh saat berbicara atau batuk. Hewan seperti tikus dan kera diduga menjadi sumber awal penularan ke manusia. Peneliti mencatat bahwa penyakit ini memiliki materi genetik berupa DNA dan dapat berkembang biak hanya di dalam sel inang yang hidup, kemudian menyebabkan kerusakan sel yang terinfeksi. Gejala biasanya muncul 1–2 minggu setelah kontak dengan penderita, dan sebagian besar pasien dapat sembuh setelah beberapa minggu, meskipun pada kasus berat dapat menyebabkan komplikasi serius. Para ahli kesehatan menekankan pentingnya kebersihan diri, penggunaan alat pelindung diri saat merawat pasien, serta pengawasan hewan liar untuk mencegah penyebaran penyakit ini lebih luas. Berdasarkan artikel di atas, analisislah jenis penyebab penyakit tersebut dan berikan alasan ilmiahmu! (Petunjuk: Perhatikan cara berkembang biak, materi genetik, dan cara penularannya.) !

Jawaban
Penyebab penyakit pada artikel tersebut adalah virus DNA, khususnya virus yang mirip dengan Monkeypox (Mpox).
Alasan ilmiahnya:
a. Memiliki materi genetik berupa DNA.
b. Hanya dapat berkembang biak pada mahkuk hidup.
a. Penularan dapat terjadi melalui kontak langsung dengan cairan luka atau permukaan kulit

18. Seorang peneliti mengamati fenomena aneh pada kultur bakteri Escherichia coli di laboratorium. Dalam waktu singkat, koloni bakteri yang awalnya tumbuh padat tiba-tiba mengalami lisis (pecah). Hasil pengamatan mikroskop elektron menunjukkan adanya partikel berbentuk seperti robot kecil dengan kepala heksagonal dan ekor panjang. Struktur itu menempel pada dinding sel bakteri, menyuntikkan materi genetiknya ke dalam bakteri, lalu mengambil alih sistem metabolisme bakteri untuk memproduksi partikel serupa. Setelah ribuan partikel baru terbentuk, sel bakteri pecah dan mati, melepaskan partikel baru yang siap menginfeksi sel lainnya. Fenomena ini dikenal sebagai daur litik.
a. Berdasarkan artikel, bagian virus apa yang berperan dalam memasukkan materi genetik ke dalam sel bakteri? Jelaskan hubungan antara struktur bagian tersebut dengan fungsi mekanisnya saat proses infeksi berlangsung.
b. Jika pada virus tersebut selubung ekornya rusak, analisislah apa yang akan terjadi pada proses infeksi dan bagaimana hal itu memengaruhi penyuntikan DNA ke dalam bakteri

Jawaban
a. Bagian virus yang memasukan DNA ke dalam sel bakteri adalah jarum penusuk dibantu oleh selubung ekor. jarum penusuk akan menusuk dinding atau membran sel inang dan dengan dibantu selubung ekor lalu memasukan DNA/RNA ke sel inang.
b. Jika selubung ekor virus rusak maka, Virus tetap dapat menempel secara lemah menggunakan serabut ekor (tail fibers),Namun tidak bisa melakukan kontraksi untuk menusukkan tabung ekor ke dinding sel bakteri

19. Sebuah artikel ilmiah melaporkan bahwa pada penderita AIDS, jumlah sel limfosit T-helper (sel T CD4⁺) dalam darah menurun drastis seiring meningkatnya jumlah partikel virus HIV yang aktif. Diketahui bahwa HIV termasuk virus RNA yang bereplikasi melalui dua fase utama: daur lisogenik (tersembunyi) dan daur litik (aktif menghancurkan sel inang). Bagaimana proses daur litik pada virus HIV berperan langsung dalam menurunnya jumlah sel T pada penderita AIDS, serta jelaskan dampak biologis lanjutan dari kematian sel-sel tersebut terhadap sistem pertahanan tubuh manusia!

Jawaban
Daur litik HIV secara langsung menyebabkan kematian sel T CD4⁺, karena virus memaksa sel memproduksi ribuan virion hingga sel tersebut hancur. Akibat kematian sel T ini:
a. Sistem imun adaptif kehilangan kemampuan koordinasinya
b. Respons antibodi melemah
c. Sel pembunuh tidak aktif,
d. Pertahanan tubuh runtuh
e. Tubuh sangat rentan terhadap infeksi oportunistik dan kanker.

20. Tomat yang Terinfeksi TYLC Tanaman tomat dapat terserang penyakit Tomato Yellow Leaf Curl (TYLC) yang disebabkan oleh Tomato yellow leaf curl virus (TYLCV). Penyakit ini ditularkan oleh kutu kebul (Bemisia tabaci) yang menghisap cairan pada daun tomat. Akibat infeksi virus ini, daun tomat biasanya menguning, melengkung ke atas, dan pertumbuhannya terhambat. Sebagian masyarakat masih ragu untuk mengonsumsinya karena adanya virus pada tanaman tersebut.
Apa akibat yang ditimbulkan pada buah jika tomat terinfeksi virus?Bagaimana jika tomat yang terserang TYLC termakan oleh manusia? Apakah ada efek tertentu bagi tubuh setelah memakannya?

Jawaban
Virus TYLCV menyerang jaringan daun dan sistem pertumbuhan, bukan langsung menyerang buah. Dampaknya terhadap buah biasanya berupa:
a. Buah lebih kecil karena fotosintesis tanaman berkurang
b. Buah lebih sedikit (produksi turun).
c. Kadang buah tidak berkembang optimal, bentuk kurang sempurna
d. Namun warna, rasa, dan keamanan buah secara umum tidak berubah secara signifikan.
Virus tidak dapat berkembang biak di dalam buah, hanya menurunkan kualitas tanaman secara keseluruhan

Bagaimana jika terkonsumsi manusia? virus ini tidak menginfeksi manusia. Jika termakan oleh manusia akan rusak oeh enzim dan asam lambung, jadi tetap dapat dikonsumsi.

21. Program vaksin yang penting untuk mencegah penyakit akibat virus adalah vaksin cacar, polio, campak, influenza, hepatitis, hingga HIV. Setiap vaksin dapat diberikan sekali hingga tiga kali dengan rentan waktu tertentu. Vaksin tersedia baik di negara maju maupun berkembang. Vaksin biasa diberikan kepada bayi dan anak-anak, namun juga dapat diberikan pada orang dewasa. Melakukan vaksinasi dapat dilakukan di puskesmas, rumah sakit, ataupun lembaga yang bekerjasama. Jika kamu diminta membuat kampanye edukasi tentang pentingnya vaksin bagi remaja, rancanglah ide kampanye yang menjelaskan secara sederhana apa yang terjadi di dalam tubuh setelah vaksinasi dan bagaimana hal itu melindungi kita dari penyakit menular. Sertakan contoh pesan atau slogan ilmiah yang menarik!

Jawaban
Buat poster dan video pendek yang menjelaskan bahwa setelah vaksin masuk ke tubuh, sistem imun belajar mengenali “musuh” (virus). Tubuh membuat antibodi dan sel memori. Jadi ketika virus asli datang, tubuh sudah siap menyerang lebih cepat sehingga kita tidak jatuh sakit atau gejalanya jauh lebih ringan.
Pesan/slogan ilmiah:
“Vaksin: Latihan kecil, perlindungan besar.”
“Kenalkan virusnya sekarang, biar tubuh siap nanti.”
“Remaja kuat karena imun hebat!”

22. Misteri Penyakit yang Hanya Menyerang Sel Hidup Di sebuah laboratorium biologi, sekelompok peneliti menemukan agen penyebab penyakit pada tanaman tomat. Zat tersebut tidak tampak di bawah mikroskop cahaya biasa, namun dapat dilihat menggunakan mikroskop elektron dengan ukuran sekitar 100 nanometer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa zat itu tidak memiliki inti sel, sitoplasma, atau membran sel. Ketika zat tersebut ditempatkan di medium buatan (tanpa sel hidup), tidak terjadi pertumbuhan atau pembelahan. Namun, ketika dimasukkan ke dalam sel daun tomat hidup, zat itu mengambil alih fungsi metabolisme sel inang dan menghasilkan partikel baru yang identik dengannya. Menariknya, zat itu dapat dikristalkan seperti benda mati, namun jika kristalnya dilarutkan kembali dan dimasukkan ke jaringan hidup, penyakit tetap dapat menular.
a. Fenomena ini menimbulkan perdebatan di kalangan ilmuwan: apakah penyebab penyakit ini termasuk makhluk hidup, atau bukan?Berdasarkan studi kasus di atas, analisislah alasan ilmiah mengapa agen penyebab penyakit tersebut tidak dapat digolongkan sepenuhnya sebagai makhluk hidup maupun benda mati!
b. Jika kamu adalah peneliti di laboratorium tersebut, rancanglah langkah eksperimen lanjutan untuk membuktikan bahwa agen tersebut memerlukan sel hidup agar dapat memperbanyak diri. Jelaskan rancanganmu secara singkat!


Jawaban
Agen penyakit di atas adalah virus yang dimasukan ke dalam peralihan antara mahluk hidup dan benda mati, mengapa demikian?
Virus digolongkan ke dalam mahluk hidup karena memiliki DNA/RNA dan dapat memperbanyak diri. Sedangkan virus digolongkan ke dalam mahluk tahidup karena virus tidak memiliki membran sel, dinding sel dan inti sel, virus dapat dikristalkan dan hanya mampu berkembang biak pada mahluk hidup.

23. Seorang peneliti mengamati fenomena aneh pada kultur bakteri Escherichia coli di laboratorium. Dalam waktu singkat, koloni bakteri yang awalnya tumbuh padat tiba-tiba mengalami lisis (pecah). Hasil pengamatan mikroskop elektron menunjukkan adanya partikel berbentuk seperti robot kecil dengan kepala heksagonal dan ekor panjang. Struktur itu menempel pada dinding sel bakteri, menyuntikkan materi genetiknya ke dalam bakteri, lalu mengambil alih sistem metabolisme bakteri untuk memproduksi partikel serupa. Setelah ribuan partikel baru terbentuk, sel bakteri pecah dan mati, melepaskan partikel baru yang siap menginfeksi sel lainnya. Fenomena ini dikenal sebagai daur litik. Dalam eksperimen lanjutan, peneliti mencoba menghapus gen yang mengkode kapsomer pada virus. Prediksikan dampak biologis yang terjadi dan jelaskan alasan ilmiahnya berdasarkan fungsi kapsomer pada struktur virus.

Jawaban
Jika gen pembentuk kapsomer dihapus, virus tidak bisa membentuk kapsid (selubung protein). Akibatnya:
Materi genetik virus tidak terlindungi dan cepat rusak, Virus tidak dapat dirakit menjadi partikel baru, Infeksi gagal berlanjut karena virus baru tidak dapat terbentuk.

24. Penyebaran Penyakit Akibat Virus Virus merupakan partikel mikroskopis yang hanya dapat berkembang biak di dalam sel hidup. Meskipun ukurannya sangat kecil, kemampuan virus untuk menyebar sangat luar biasa. Berbagai penyakit seperti influenza, demam berdarah, campak, dan COVID-19 disebabkan oleh virus yang dapat menular dalam waktu singkat. Pada manusia, virus biasanya menyebar melalui udara, percikan ludah, darah, atau kontak langsung dengan penderita. Satu orang yang terinfeksi dapat menularkan virus ke banyak orang lain dalam waktu singkat, terutama di tempat padat penduduk. Selain itu, beberapa virus juga dapat menular melalui hewan perantara seperti nyamuk atau kutu kebul pada tanaman. Beberapa faktor seperti mobilitas manusia, kurangnya kebersihan, dan belum adanya kekebalan tubuh terhadap jenis virus tertentu juga mempercepat penyebarannya. Karena itu, wabah penyakit akibat virus sering kali sulit dikendalikan jika tidak segera ditangani. Berdasarkan artikel di atas, jelaskan mengapa penyebaran penyakit yang disebabkan oleh virus berlangsung sangat cepat! !

Jawaban
Penyebaran penyakit virus sangat cepat karena virus mudah berpindah melalui udara, droplet, darah, atau kontak langsung. Satu orang yang terinfeksi bisa menularkan ke banyak orang sebelum gejalanya muncul, terutama di tempat padat. Selain itu, mobilitas tinggi, kebersihan yang kurang, serta belum adanya kekebalan tubuh terhadap virus baru membuat penularannya semakin cepat. Selain itu satu ekor virus dapat berkembangbiak dan menghasilkan 100-200 virus baru

25. Virus HIV di Dalam Tubuh Manusia
Human Immunodeficiency Virus (HIV) merupakan virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh, terutama sel darah putih yang berfungsi melawan infeksi. Setelah masuk ke dalam tubuh manusia, HIV tidak selalu langsung menyebabkan gejala. Pada tahap awal, beberapa orang mungkin hanya mengalami demam ringan, kelelahan, atau pembengkakan kelenjar getah bening, lalu gejala itu menghilang dengan sendirinya. Menariknya, setelah gejala awal tersebut hilang, virus tetap berada di dalam tubuh manusia selama bertahun-tahun. Pada masa ini, seseorang tampak sehat dan tidak menunjukkan tanda-tanda penyakit, padahal virus masih ada dan perlahan memengaruhi sistem kekebalan tubuh. Tahap ini bisa berlangsung hingga delapan tahun atau lebih.
Ketika daya tahan tubuh mulai menurun, barulah gejala berat mulai muncul dan berbagai penyakit infeksi mudah menyerang. Kondisi ini menandai perkembangan penyakit ke tahap AIDS.
Berdasarkan artikel di atas, mengapa virus HIV dapat bertahan di dalam tubuh manusia selama bertahun-tahun tanpa menimbulkan kerusakan yang tampak? Jelaskan analisismu dan lengkapi dengan gambar.

Jawaban
Virus dapat bertahan lama dalam tubuh penderita karena virus melakukan daur lisogenik dimana DNA virus tidak merusak sel inang akan tetapi DNA virus bergabung dengan DNA sel inang. Pada saat sel membelah maka DNA virus akan di bagikan kepada anak-anak sel inang. pada suatu saat jika ada stimulus seperti Suhu yang tinggi, sinar UV atau senyawa kimia, maka DNA virus akan keluar dari DNA sel inang lalu menjalankan daur litik pada tahap sintesis.

26. Mengapa Virus RNA Lebih Berbahaya?
Virus merupakan agen infeksi yang sangat kecil dan tidak memiliki sistem metabolisme sendiri, sehingga bergantung sepenuhnya pada sel inang untuk berkembang biak. Berdasarkan jenis materi genetiknya, virus dibedakan menjadi virus DNA dan virus RNA. Virus DNA seperti Adenovirus atau Herpesvirus menggunakan DNA sebagai bahan genetik dan biasanya bereplikasi di inti sel inang dengan bantuan enzim DNA polimerase. Karena sistem perbaikan DNA (proofreading) bekerja cukup baik, virus DNA memiliki tingkat mutasi rendah dan relatif stabil secara genetik.
Sebaliknya, virus RNA seperti HIV, Influenza, dan SARS-CoV-2 memiliki materi genetik berupa RNA dan bereplikasi di sitoplasma. Virus RNA tidak memiliki sistem perbaikan kesalahan replikasi, sehingga mengalami mutasi cepat. Akibatnya, virus RNA mudah membentuk varian baru yang dapat mengubah tingkat penularan atau kemampuan menghindari sistem imun.
Fenomena ini menjadi tantangan besar bagi dunia kesehatan, karena vaksin yang efektif untuk satu varian virus RNA sering kali harus diperbarui seiring munculnya mutasi baru.
Mengapa vaksin influenza perlu diperbarui setiap tahun, sedangkan vaksin cacar yang disebabkan oleh virus DNA dapat memberikan perlindungan jangka panjang? Jelaskan berdasarkan sifat genetik kedua jenis virus!

Jawaban
Vaksin influenza perlu diperbarui setiap tahun karena virus RNA bermutasi sangat cepat sehingga cepat muncul varian baru. Sebaliknya, virus cacar adalah virus DNA yang mutasinya lambat dan stabil, sehingga vaksinnya dapat memberikan perlindungan jangka panjang.

27. Virus yang Menjadi Bagian dari DNA Manusia
Sebagian DNA manusia ternyata mengandung sisa-sisa virus purba (disebut endogenous retrovirus). Virus ini menginfeksi nenek moyang manusia jutaan tahun lalu, lalu materi genetiknya menyatu dengan DNA manusia dan diwariskan turun-temurun. Sekitar 8% genom manusia berasal dari virus purba!
Sekitar 8% genom manusia merupakan sisa virus purba yang disebut endogenous retrovirus (ERV). Jelaskan bagaimana proses infeksi retrovirus pada nenek moyang manusia dapat menyebabkan materi genetik virus tersebut menjadi bagian permanen dari DNA manusia, dan mengapa sisa virus ini dapat diwariskan turun-temurun. Jelaskan dan gambarkan tahap-tahapnya!

Jawaban
Retrovirus menginfeksi sel nenek moyang manusia, lalu RNA virus diubah menjadi DNA oleh enzim reverse transcriptase. DNA virus tersebut kemudian disisipkan ke dalam DNA sel inang oleh enzim integrase. Jika integrasi terjadi pada sel germinal (sel telur atau sperma), DNA virus yang sudah menyatu akan ikut tertyalin saat pembentukan zigot dan akhirnya diwariskan ke keturunan secara permanen. Sisa-sisa virus inilah yang disebut endogenous retrovirus (ERV).

28. Perhatikan grafik berikut!
Grafik tersebut menggambarkan jumlah virus yang dihasilkan pada daur litik dan daur lisogenik. Jelaskan mengapa grafik daur lisogenik menunjukkan jumlah virus yang sangat rendah, sedangkan daur litik meningkat tajam dalam waktu singkat?

Jawaban
Pada daur lisogenik, DNA virus menyatu dengan DNA bakteri dan tidak segera menghasilkan virus baru. Virus “tidur” sebagai profag, sehingga jumlah virus tetap sangat rendah dan stabil dalam jangka waktu lama. Pada daur litik, virus langsung mengambil alih metabolisme sel inang dan memproduksi banyak partikel virus dengan cepat. Setelah jumlahnya sangat banyak, sel inang lisis (pecah) dan melepaskan virus dalam jumlah besar, sehingga grafik meningkat tajam dalam waktu singkat.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama