Makanan fermentasi didefinisikan sebagai makanan atau minuman yang diproduksi melalui bantuan mikroorganisme tertentu. Makanan fermentasi telah ada sejak zaman dahulu dan digunakan agar rasanya menjadi lebih enak serta lebih awet disimpan.
Bahan makanan yang dapat difermentasikan sangat beragam, misalnya daging, ikan, susu, sayuran, kedelai, kacang-kacangan, sereal, dan buah-buahan. Sampai sekarang proses fermentasi masih digunakan untuk menghasilkan makanan dan minuman seperti tempe, sauerkraut, acar, wine, yoghurt, kefir, kimchi, keju, hingga kombucha.
✨Yuk kita belajar aoa itu makanan fermentasi
Fermentasi digunakan untuk meningkatkan sifat organoleptik makanan seperti rasa, aroma, dan tekstur. Beberapa makanan bahkan tidak dapat dimakan tanpa proses fermentasi karena masih mengandung senyawa pahit.
Makanan fermentasi juga sangat bermanfaat bagi kesehatan karena mengandung mikroorganisme probiotik seperti bakteri asam laktat. Bakteri baik ini membantu menjaga keseimbangan mikroorganisme di dalam usus dan bersaing dengan bakteri patogen penyebab penyakit.
🧫 Jenis Fermentasi
🌿 Fermentasi Alami
Fermentasi alami terjadi ketika mikroorganisme hadir secara alami tanpa penambahan kultur khusus. Contohnya adalah kimchi, sauerkraut, dan beberapa produk kedelai fermentasi.
🧪 Fermentasi Kultur
Fermentasi kultur dilakukan dengan menambahkan mikroorganisme tertentu melalui kultur atau starter. Contohnya yaitu tempe, tape, kecap, yoghurt, kefir, kombucha, dan natto.