🌱 Pertumbuhan & Perkembangan Tumbuhan
1. Konsep Dasar
Pertumbuhan adalah proses kenaikan volume yang bersifat irreversibel (tidak dapat balik), terjadi karena pertambahan jumlah sel dan pembesaran sel. Bersifat kuantitatif (dapat diukur dengan satuan, contoh: batang 5 cm menjadi 7 cm).
Perkembangan adalah proses menuju dewasa saat fungsi organ tubuh lebih sempurna. Bersifat kualitatif (tidak dapat diukur). Contoh: tumbuhan siap berbunga/berbuah, atau berkembangnya gonade pada hewan.
A. Tahapan Pertumbuhan dan Perkembangan
a. Perkecambahan
Perkecambahan adalah munculnya plantula (tanaman kecil) dari biji. Prosesnya:
- Imbibisi: Masuknya air ke biji, membuat biji mengembang dan kulit pecah.
- Aktivasi: Air mengaktifkan hormon giberelin.
- Enzimatis: Hormon mendorong aleuron melepas enzim (seperti amilase) untuk menghidrolisis pati menjadi glukosa, yang menjadi energi bagi embrio.
Tipe Perkecambahan
b. Pertumbuhan Tumbuhan
1. Pertumbuhan Primer
Terjadi di ujung batang & akar akibat aktivitas meristem primer. Diukur dengan Auksanometer. Daerahnya:
- Daerah pembelahan: Di ujung akar/batang.
- Daerah pemanjangan: Sel membesar dan memanjang.
- Daerah diferensiasi: Sel berkembang menjadi struktur/fungsi khusus.
2. Pertumbuhan Sekunder
Pembelahan sel yang menyebabkan batang/akar bertambah lebar akibat aktivitas kambium. Kambium membentuk xilem dan floem sekunder. Perbedaan laju pertumbuhan saat musim kemarau dan penghujan membentuk LINGKARAN TAHUN untuk menentukan umur tumbuhan.