A. Tujuan Praktikum
Mengetahui, mengamati, dan memahami pengaruh variasi konsentrasi substrat secara langsung terhadap tingkat aktivitas serta laju reaksi dari kerja enzim katalase.
Gambar 1: Visualisasi pengaruh perbedaan konsentrasi substrat terhadap sisi aktif kerja enzim.Sumber: The Affect of Substrate Concentration on Enzyme Action - YouTube
B. Alat dan Bahan
Tabung reaksi (5 buah)
Rak tabung reaksi (1 buah)
Penggaris skala mm/cm (1 buah)
Pipet ukur laboratorium (2 buah)
Pulpen marker / Spidol permanen (1 buah)
Pisau potong / Cutter (1 buah)
Hati sapi segar (sebagai sumber enzim)
Larutan Hidrogen Peroksida / H2O2 (30 ml)
Aquadest / Air murni (30 ml)
C. Prosedur Kerja
- Siapkan 5 buah tabung reaksi bersih lalu beri label penomoran menggunakan marker dari angka 1 sampai 5.
- Masukkan cairan aquadest dan larutan Hidrogen Peroksida (H2O2) ke dalam masing-masing tabung reaksi dengan komposisi volume kombinasi yang telah ditentukan.
- Aduk larutan secara perlahan pada setiap tabung reaksi agar tercampur merata.
- Potong hati sapi segar menggunakan pisau membentuk struktur balok presisi dengan dimensi ukuran panjang 6 cm, lebar 0.5 cm, dan tinggi 0.5 cm sebanyak 5 potong serupa.
- Masukkan potongan sampel hati sapi secara bersamaan ke dalam masing-masing tabung reaksi. Segera tandai batas ketinggian awal permukaan cairan menggunakan pulpen marker.
- Diamkan seluruh tabung reaksi selama kurang lebih 5 menit untuk proses inkubasi reaksi.
- Ukur tinggi kolom gelembung oksigen yang terbentuk dari dasar penanda awal marker hingga batas puncak tertinggi busa. Catatan: Jika gelembung melesat cepat mencapai mulut tabung sebelum waktu 5 menit habis, segera lakukan pengukuran ketinggian gelembung pada semua tabung saat itu juga.
- Catat seluruh data kuantitatif yang diperoleh ke dalam tabel pengamatan laboratorium.
- Buatlah grafik analisis hubungan antara ketinggian gelembung oksigen (representasi aktivitas laju enzim) terhadap gradasi konsentrasi Hidrogen Peroksida.
D. Hasil Pengamatan
1. Tabel Data Pengamatan
Analisis Singkat: Ketinggian akumulasi gelembung gas oksigen tampak berbanding lurus, di mana gelembung akan terbentuk semakin tinggi apabila volume pasokan substrat H2O2 tersedia dalam jumlah melimpah.
2. Grafik Hubungan Aktivitas Enzim
Gambar 4: Kurva grafik kecenderungan peningkatan laju reaksi enzim seiring meningkatnya kadar konsentrasi substrat.
E. Evaluasi & Diskusi
❓ 1. Di manakah sumber enzim katalase didapatkan pada percobaan praktikum ini?
➔ Sumber enzim katalase utama dalam eksperimen ini diisolasi dari organ dalam yakni jaringan hati (hati sapi).
❓ 2. Apakah pilihan konsentrasi substrat yang paling tepat digunakan apabila kita ingin menyelidiki pengaruh variabel pH terhadap kinerja enzim katalase? Jelaskan alasannya!
➔ Konsentrasi substrat yang ideal digunakan berada pada kadar nilai titik tengah optimal (seperti data konsentrasi 7.5). Mengapa? Karena pada titik konsentrasi inilah laju reaksi berlangsung dalam kondisi paling stabil dan efisien, sehingga fluktuasi perubahan akibat pengaruh lingkungan ekstrem (faktor pH asam/basa) akan dapat teramati dengan akurasi tinggi tanpa terganggu oleh keterbatasan jumlah substrat.
❓ 3. Analisalah data-data eksperimental yang diperoleh dari tiap-tiap variasi tabung reaksi!
➔ Tabung Konsentrasi Substrat 0%: Tidak menunjukkan indikasi reaksi kimia sama sekali. Hal ini terjadi karena molekul enzim katalase dari hati tidak memiliki molekul substrat target untuk diuraikan menjadi senyawa turunan.
➔ Tabung Konsentrasi Substrat 5%: Reaksi penguraian berjalan dalam kecepatan sedang hingga cepat. Ketersediaan molekul substrat memicu peningkatan frekuensi tumbukan efektif dengan sisi aktif katalase sehingga menghasilkan volume gelembung gas yang cukup banyak.
➔ Tabung Konsentrasi Substrat 10%: Reaksi penguraian zat berlangsung secara sangat cepat dan masif. Pasokan jumlah molekul substrat yang sangat melimpah mengoptimalkan seluruh sisi aktif enzim yang tersedia secara maksimal, menghasilkan akumulasi gelembung gas oksigen (O2) dalam volume paling tinggi.
➔ Tabung Konsentrasi Substrat 5%: Reaksi penguraian berjalan dalam kecepatan sedang hingga cepat. Ketersediaan molekul substrat memicu peningkatan frekuensi tumbukan efektif dengan sisi aktif katalase sehingga menghasilkan volume gelembung gas yang cukup banyak.
➔ Tabung Konsentrasi Substrat 10%: Reaksi penguraian zat berlangsung secara sangat cepat dan masif. Pasokan jumlah molekul substrat yang sangat melimpah mengoptimalkan seluruh sisi aktif enzim yang tersedia secara maksimal, menghasilkan akumulasi gelembung gas oksigen (O2) dalam volume paling tinggi.
Kesimpulan Akhir Praktikum:
Laju reaksi kinetik serta efektivitas kerja dari enzim katalase sangat dipengaruhi oleh tingkat konsentrasi atau ketersediaan molekul substrat (H2O2) yang ada di lingkungan sistem biologis tersebut.
Tags
PRAKTIKUM