Perkecambahan adalah munculnya plantula (tanaman kecil) dari dalam biji sebagai hasil pertumbuhan dan perkembangan embrio.
Perkecambahan terjadi ketika air masuk ke dalam biji melalui proses imbibisi sehingga biji membengkak dan kulit biji pecah.
Air yang masuk akan mengaktifkan embrio untuk menghasilkan hormon giberelin yang merangsang pembentukan enzim untuk menguraikan cadangan makanan.
Salah satu contoh enzim adalah amilase yang mengubah pati menjadi glukosa. Glukosa ini digunakan sebagai sumber energi untuk pertumbuhan embrio.
Perkecambahan dibedakan menjadi dua yaitu epigeal dan hipogeal.
Epigeal: kotiledon berada di atas tanah. Hipogeal: kotiledon tetap di dalam tanah.
Epigeal adalah perkecambahan dimana hipokotil memanjang sehingga kotiledon terangkat ke permukaan tanah.
Contoh: kacang hijau, semangka, mentimun, labu, melon, jarak.
Hipogeal adalah perkecambahan dimana epikotil memanjang, sehingga plumula muncul ke atas tanah sedangkan kotiledon tetap di dalam tanah.
Contoh: jagung dan kacang kapri.