Giberelin: Sang Pemacu Pertumbuhan Raksasa
Ditemukan pertama kali pada tahun 1930 oleh ilmuwan Jepang, Eiichi Kurosawa (sering dikaitkan dengan jamur Gibberella fujikuroi). Awalnya diamati pada penyakit "Bakanae" (padi bodoh) di mana padi tumbuh terlalu cepat dan tinggi namun rapuh.
🧪 Apa itu GA?
Giberelin atau Asam Giberelat (GA) adalah senyawa diterpenoid. Hingga kini, ditemukan lebih dari 110 jenis GA (GA1, GA2, dst). Namun, GA3 adalah yang paling populer dan sering digunakan dalam dunia pertanian.
Struktur Kimia GA1
Buah • Biji (terutama yang belum masak) • Tunas • Daun Muda • Ujung Akar
🌟 Fungsi Penting Giberelin
🌱 1. Perkecambahan & Dormansi
Giberelin memecah masa tidur (dormansi) biji dengan merangsang enzim Amilase. Amilase mengubah cadangan makanan (amilum) menjadi glukosa sebagai bahan bakar energi untuk bertunas.
📏 2. Pemanjangan Ruas Batang
Ini adalah efek GA yang paling terlihat. Tanaman kerdil bisa tumbuh normal (3x lipat) jika diberi giberelin. Pada tanaman kubis, pemberian GA menyebabkan batang memanjang luar biasa (*bolting*).
🍇 3. Rekayasa Buah & Bunga
- Partenokarpi: Menghasilkan buah tanpa biji (seperti pada jeruk Clementine).
- Ukuran Maksimal: Memperbesar ukuran buah anggur secara signifikan.
- Pembungaan: Merangsang bunga pada tanaman berhari panjang.
Sumber: Biology Dictionary & Jurnal Penelitian Pertanian Terapan