Sitokinin: Hormon Pembelahan Sel
Ditemukan pada tahun 1940-an oleh Johannes Van Overbeek. Ia menemukan bahwa pertumbuhan embrio tumbuhan dapat dipacu secara luar biasa hanya dengan menambahkan air kelapa ke media kultur. Ternyata, rahasianya ada pada hormon Sitokinin!
📍 Di mana Sitokinin dibuat?
Sebagian besar disintesis di meristem ujung akar, lalu naik ke atas melalui pembuluh xilem menuju daun muda, buah, dan biji yang sedang berkembang.
🧪 Struktur Kimia
Bentuk dasar dari Sitokinin adalah Adenin (6-amino purine). Secara alami, kita mengenalnya sebagai Zeatin, sedangkan versi sintetisnya disebut Benziladenin.
Struktur Dasar Sitokinin (Turunan Adenin)
🌟 Fungsi Utama Sitokinin
Sitokinesis: Memicu pembelahan sitoplasma dan pembentukan organ.
Anti-Aging: Menunda penuaan daun, bunga, dan buah.
Dominansi Apikal: Merangsang pertumbuhan cabang samping (tunas lateral).
Klorofil: Memicu perkembangan kloroplas dan sintesis klorofil.
💰 Manfaat Bagi Pertanian
Buah Sepanjang Musim: Kerja sama Auksin + Sitokinin membuat tanaman berbuah di luar musim alaminya.
Cegah Rontok: Aplikasi pada bunga dan buah menurunkan jumlah kerontokan secara drastis.
ZPT Alami: Bisa dibuat sendiri dari air kelapa, bonggol pisang, biji jagung, atau ekstrak tomat.
"Sitokinin bukan sekadar hormon, ia adalah rahasia awet muda dan kesuburan bagi dunia tumbuhan." 🌟